Mengatasi TBC ( Penyakit Paru-paru ) dengan tanaman Tembelekan
Mengatasi TBC ( Penyakit Paru-paru ) dengan tanaman Tembelekan
Tembelekan
(Lantana camara Linn.)
Sinonim :
= Lantana aculeata = L. antillana Rafin =
L. mutabilis Salisb. = L. polyacanthus SCH. = L.scabrida Soland =
L.viburnoides, Blanco.
Familia :
Verbenaceae
Uraian :
Perdu tegak atau
setengah merambat, bercabang banyak, ranting bentuk segi empat, ada varietas
berduri dan ada varietas yang tidak berduri tinggi + 2 m. Terdapat sampai 1.700
m di atas permukaan laut, di tempat panas, banyak dipakai sebagai tanaman
pagar, bau khas. Daun tunggal, duduk berhadapan bentuk bulat telur ujung
meruncing pinggir bergerigi tulang daun menyirip, permukaan atas berambut
banyak terasa kasar dengan perabaan permukaan bawah berambut jarang. Bunga
dalam rangkaian yang bersifat rasemos mempunyai warna putih, merah muda, jingga
kuning, dsb. Buah seperti buah buni berwarna hitam mengkilat bila sudah matang.
Nama Lokal :
Kembang satek,
saliyara, saliyere, tahi ayam, tahi kotok,; cente (Sunda) kembang telek, obio,
puyengan, tembelek,; tembelekan, teterapan (jawa), kamanco, mainco,; tamanjho
(Madura), Bunga pagar, kayu singapur, lai ayam; (Sumatera); Wu se mei (China).;
Penyakit Yang Dapat Diobati :
Influenza, TBC, reumatik, keputihan, Batuk
darah, Sakit kulit; Bisul, bengkak, gatal-gatal, panas tinggi, Asma, Memar;
Pemanfaatan :
BAGIAN YANG DIPAKAI:
Daun, bunga, akar, kering.
KEGUNAAN:
1. Akar: Influenza,
TBC kelenjar, rheumatik, fluor albus (keputihan).
2. Bunga: TBC dengan
batuk darah, asthmatis.
3. Daun: Obat sakit
kulit, bisul, bengkak, gatal-gatal, panas tinggi, rheumatik, memar.
PEMAKAIAN LUAR:
Daun segar dilumatkan
untuk ditempelkan ke tempat yang sakit atau direbus secukupnya untuk cuci pada
penyakit kulit, bisul, luka berdarah, memar, keputihan.
CARA PEMAKAIAN:
- TBC paru dengan
batuk darah: 6 - 10 gr. bunga kering direbus.
- Rheumatik: rebusan
akar secukupnya untuk mandi.
PERHATIAN :
- Kelebihan dosis
menyebabkan pusing dan muntah-muntah.
- Wanita hamil: tidak
boleh, kematian janin!
Komposisi :
SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS:
Akar: Rasa manis, sejuk. Penurun panas, penawar racun (antitoxic), penghilang
sakit. Daun: rasa pahit, sejuk, berbau, agak beracun (toxic). Menghilangkan
gatal (anti pruritus), antitoxic, menghilangkan pembengkakan. (anti-swelling).
Bunga: Rasa manis, sejuk, penghenti perdarahan (hemostatik). KANDUNGAN KIMIA:
Daun: Lantadene A (0,31-0,68%), lantadene B (0,2%), lantanolic acid, lantic
acid, humulene (mengandung minyak menguap 0,16 - 0,2%), Beta-caryophyllene,
gamma-terpidene, alpha-pinene, p-cymene.
Profil IPTEK | Site
Map | Contact Us
Copyright © 2005,
IPTEKnet. All rights reserved
Office
: BPPT, Gd.1 - Lt.16 , Jl. M.H. Thamrin 8, Jakarta 10340 Technical Support
(021)71112109; Customer Care 081389010009; Fax. (021)3

Comments
Post a Comment